SABAR DAN SYUKUR

rtyDiriwayatkan Imam Ali as berkata: “Hendaknya kalian senantiasa bersyukur dan mengutamakan kesabaran, karena keduanya akan menambah nikmat dan menghilangkan kesulitan.”

Ayatullah Mojtaba Tehrani menjelaskan, “Jangan sampai kita lengah untuk bersyukur. Syukur ada tiga jenis, syukur secara batin, syukur secara verbal, dan syukur dengan amal.”Syukur secara batin berarti manusia harus menyadari bahwa semua nikmat yang dirasakannya adalah anugerah Allah Swt karena Dia adalah Pemberi Nikmat. Syukur secara verbal berarti mengucapkan kalimat syukur seperti «الحَمدُ لِلَّه» atau «شُکرًا لِلَّه».

Adapun syukur dengan amal berarti manusia tidak menggunakan nikmat yang dimilikinya untuk bermaksiat, melainkan dalam rangka melaksanakan tugas dan menaati Allah Swt. Senantiasa bersyukur yang dimaksud dalam riwayat adalah dengan melaksanakan ketiga jenis syukur tersebut, yakni secara batin, verbal, maupun amal, manusia senantiasa bersyukur. Adapun imbauan kedua adalah mengutamakan kesabaran. Dunia tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Jalan di dunia ini berliku. Ada kesenangan dan juga kesedihan. Terkadang terjadi hal-hal yang tidak diinginkan manusia. Apa yang harus kita lakukan dalam kondisi seperti itu? Dahulukan kesabaran. Jangan sampai—nauzubillah—kita mengeluh kepada Allah! Mengutamakan kesabaran itu berarti kita harus bertahan di hadapan kesulitan.

Lalu apa hasil dari senantiasa bersyukur dan mendahulukan kesabaran? Hasilnya adalah Allah Swt akan memperbanyak nikmat dan menyelesaikan kesulitan.Saya ingin memberikan penjelasan lebih tentang hal ini. Dalam al-Quran disebutkan:

«لَإن شَکَرتُم لَأزیدَنَّکُم»

Jika kalian bersyukur maka Aku akan menambah nimat-nikmat kalian

«الصَّبرُ مِفتاحُ الفَرَج»

Kesabaran adalah kunci kebahagiaan.

Akan tetapi Imam Ali as dalam riwayat ini menjelaskan satu poin yang tidak saya temukan dalam hadis lain. Yaitu bahwa syukur akan menambah nikmat dan menyelesaikan kesulitan. Syukur dan kesabaran akan memberikan ketenangan jiwa dan pada saat yang sama juga menyelesaikan masalah. Benar bahwa jika manusia bersabar, maka kesulitan yang dihadapinya akan terselesaikan namun saya tidak menemukan di hadis lain bahwa syukur juga memiliki pengaruh yang sama. Akan tetapi di sini, Imam Ali as menegaskan bahwa syukur secara berkesinambungan dan mengutamakan kesabaran akan meningkatkan nikmat dan menyelesaikan masalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s